Selasa, 07 Oktober 2014

TEORI ORGANISASI UMUM
Arti Penting Organisasi Dalam Bermasyarakat




Disusun Oleh :

   Adhi imam prabowo                        (10113171)
   Aisyah Marlinda Saputri                  (10113504)
   Arif Zaki Fathurohman                    (11113343)
   Eneng Fanny Aprilia                        (12113908)
   Heri Saputra Sarumpeat                   (14113067)
   Mala Maharani                                 (15113246)
   Onggo Satrio                                    (16113791)
   Rizky Ramadhan                             (17113937)
   Yora Fithria Nova                            (19113502)









KATA PENGANTAR


Dalam hidup bermasyarakat, sangat diperlukan adanya hubungan interaksi yang baik antara warga yang satu dengan yang lain agar terciptanya suatu hubungan yang harmonis. Selain itu, dalam bermasyarakat juga perlu diciptakannya suatu kerjasama yang baik agar di setiap kegiatan yang dilakukan dapat menjadi efektif dan efisien, yaitu dengan adanya suatu organisasi dalam bermasyarakat.

Banyak sekali manfaat yang dapat di ambil dalam berorganisasi, yaitu dengan adanya organisasi dalam masyarakat diharapkan mampu menyalurkan aspirasi dan kepentingan anggota masyarakat yang diwadahi oleh organisasi masyarakat tersebut. Di samping itu dengan adanya organisasi akan memudahkan masyarakat untuk menyalurkan suara daripada dilakukan sendiri-sendiri. Dengan adanya struktur organisasi dan pembagian tugasyang jelas ke masing-masing pengurus organisasi maka apabila ditemukan kesulitan dalam berorganisasi dapat diselesaikan bersama.

Selain itu, organisasi juga merupakan suatu wahana aktualisasi diri manusia/individu. Manusia hidup salingmembutuhkan satu sama lain, dari hal tersebut timbul keinginan untuk membentuk suatu kelompok yang mempunyai suatu pandangan yang sama, baik pandangan berpolitik, berkesenian, atau pandangan hidup lainnya. Namun apabila di dalam organisasi tersebut ada salah satu individu yang tidak memiliki pandangan yang sama, maka individu tersebut akan keluar dari organisasi tersebut. Oleh karena itu, organisasi dapat dikatakan sebagai wahana aktualisasi diri.




DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang.......................................................................................................   1
B.    Rumusan Masalah.................................................................................................    2
C.    Maksud dan Tujuan...............................................................................................    2
D.    Manfaat..................................................................................................................   2
BAB  2 PEMBAHASAN
A.    Pengertian Organisasi.............................................................................................  3
B.    Bagian dan prinsip dari organisasi..........................................................................  4
C.   Unsur – unsur organisasi ...................... .................................................................   5
D.   Keefektifan  dan Pendekatan Organisasi................................................................   5
E.    Tujuan Adanya Organisasi....................................................................................    6
F.    Peran Penting Organisasi dalam Masyarakat........................................................... 6
G.    Contoh Organisasi Masyarakat di Indonesia.......................................................... 7
BAB  3 PENUTUP
A.   Kesimpulan.............................................................................................................. 9
DAFTAR PUSTAKA




BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
   Organisasi telah ada sejak lama, karna ruang lingkup suatu organisasi itu sangatlah luas dan secara tidak langsung manusia sejak lahir sudah ikut suatu organisasi. Saat ini organisasi sudah tidak terdengar asing lagi bagi masyarakat luas, karena hampir semua lapisan masyarakat memiliki organisasi untuk mencapai suatu tujuan yang mereka inginkan. Saat ini organisasi makin berkembang karena masyarakat sangat memerlukan organisasi, untuk hubungan interaksi yang lebih baik antara warga yang satu dengan yang lain sehinga terciptanya suatu hubungan yang harmonis.
Agar terciptanya suatu kerja sama yang baik oleh sebuah kelompok agar di setiap kegiatannya bermanfaat bagi banyak orang, karena suatu organisasi bisa membantu memecahkan masalah yang di hadapi individu ataupun kelompok, untuk mendapatkan hasil yang di inginkan, itulah sebabnya banyak organisasi yang berkembang di masyarakat dan dalam makalah ini akan dibahas arti penting suatu organisasi dalam bermasyarakat.

B.     Rumusan Masalah

Pokok permasalahan yang di angkat, meliputi :
1.      Apa arti penting  organisasi  dalam sebuah masyarakat ?
2.      Mengapa Organisasi harus ada dalam masyarakat ?
3.      Bagaimana penerapan organisasi dalam bermasyarakat ?

      C. Maksud dan Tujuan  
    Untuk lebih memahami arti penting organisasi dan dampaknya didalam  
    lingkungan  masyarakat, serta mengetahui dampak positif atau negatif dalam
    organisasi tersebut.

      D. Manfaat
      1.  Memberikan informasi tentang organisasi dan berbagai macam didalamnya
      2. Berguna sebagai bahan acuan untuk mengetahui masalah apa dan solusi apa
           yang ada didalam organisasi.


BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Organisasi

Banyaknya ragam suatu organisasi mulai dari yang kecil hingga organisasi yang besar dan mempunyai suatu tujuan yang berbeda pula. Organisasi pada dasarnya di gunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang – orang berkumpul  dan bertukar fikiran maupun mengeluarkan pendapat mereka masing – masing untuk mencapai suatu tujuan dalam organisasi tersebut.
Banyak definisi dan pengertian dan organisasi yang di paparkan oleh para ahli, berikut ini adalah beberapa definisi dari organisasi :
1.  Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama
2.  James DMooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama
3.  Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih
4.  Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan

   Sekian banyak definisi “Organisasi”, Organisasi juga bisa dikatakan sekumpulan individu, kelompok yang mempunyai tujuan, visi dan misi tertentu untuk menampung serta menyalurkan pikiran atau pendapat yang tidak sama (dengan kata lain berbeda).
Ciri – ciri dari suatu organisasi :
            o    Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
o    Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
o    Adanya tujuan
o    Adanya sasaran
o    Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
o    Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas
B.     Bagian dan Prinsip dari Organisasi

Organisasi terbagi menjadi menjadi dua jenis yaitu :
a)      Organisasi Formal
Kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar dengan hubungan kerja yang rasional dan di bentuk secara sadar dengan tujuan-tujuan tertentu yang di sadari dengan ketentuan-ketentuan yang formal,organisasi formal memiliki struktur yang baik,organisasi formal menerangkan tentang otoritas, kekuasaan, akuntabilitas dan tanggung jawab.Sasaran organisasi formal dinyatakan secara eksplisit.Selain itu organisasi formal juga terencana dan organisasi formal relatif bersifat tidak fleksibel atau terikat

b)      Organisasi Informal
Kumpulan dari dua orang atau lebih yang melibatkan pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari dan dibentuk tanpa disadari sepenuhnya, tujuannya pun juga tidak begitu jelas. Organisai Informal bersifat pribadi atau tidak formal. Organisasi informal dulunya terbentuk dalam organisasi formal, anggotanyapun terdiri dari karyawan yang ada pada lembaga tersebut namun pada dasarnya organisasi informal memiliki tujuan yang sama dengan organisasi formal yang membedakannya adalah organisasi informal tidak menerangkan otoritas, kekuasaan, dan bersifat fleksibel atau tidak terikat.
c)      Prinsip-prinsip dari organisasi
                                                                  1.            Organisasi Harus Memiliki Tujuan yang Jelas, hal itu harus dimiliki organisasi untuk mencapai tujuan kedepannya agar tidak berhenti di tengah jalan dan organisasi di tuntut memiliki visi dan misi agar biasa berjalan untuk rencana kedepannya
                                                                  2.            Di Organisasi Perlu adanya kepemimpinan agar organisasi tersebut dapat di koordinasi di bawah kepemimpinan seseorang ketua dengan perintah dan pengawasan yang tepat
                                                                  3.            Di Organisasi Harus ada pembagian tugas itu di karenakan adanya struktur dalam organisasi agar anggotanya mendapatkan tugas masing-masing dan sesuai dengan apa yang menjadi tanggung jawab dalam organisasi tersebut
                                                                  4.            Di dalam organisasi juga di tuntut dengan rasa tanggung jawab yang tinggi, maksudnya adalah tanggung jawab tidak sepenuhnya di tanggung olehketua/pemimpin, namun tanggung jawab di tanggung bersama.



C.  Unsur-Unsur Organisasi

       Menurut Keith Davis ada tiga unsur penting partisipasi dalam organisasi, sebagai berikut :
1.    Unsur pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan suatu keterlibatan mentaldan perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah.
2.    Unsur kedua adalah kesediaan memberi sesuatu sumbangan kepada usaha mencapai tujuan kelompok. Ini berarti, bahwa terdapat rasa senang, kesukarelaan untuk membantu kelompok.
3.    Unsur ketiga adalah unsur tanggung jawab. Unsur tersebut merupakan segi yang menonjol dari rasa menjadi anggota. Hal ini diakui sebagai anggota artinya ada rasa “sense of belongingness".

 Keith Davis juga mengemukakan jenis-jenis yang ada dalam organisasi ,antara lain :
o    Pikiran
o    Tenaga
o    Pikiran dan Tenaga
o    Keahlian
o    Barang
o    Uang

D.  Keefektifan  dan Pendekatan Organisasi :
      Keefektifan organisasi akan didukung oleh kekuatan kebiasaan pikiran yang terkait dengan :
•   Organisasi digerakkan oleh manusia dalam melaksanakan pekerjaan sejalan dengan sasaran dan rencana
•    Bentuk mengikuti fungsi 
•    Keputusan dibuat dekat sumber informasi
•    Sistem penghargaan
•    Komunikasi horizontal dan vertical
•    Menghindari konflik individu dan atau kelompok
•    Membangun organisasi system terbuka
•    Organisasi berintraksi dengan lingkungan
•    Ada nilai kebersamaan yang didukung strategi manajemen

E.          Tujuan Adanya Organisasi

        Tanpa adanya organisasi kita akan menjadi kesulitan untuk melaksanakan suatu kerja sama, karena setiap orang tidak akan mengetahui bagaimana cara bekerja sama dalam sebuah organisasi tersebut. Suatu organisasi dibentuk karena adanya suatu dorongan dari dalam diri sekelompok orang untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Suatu organisasi yang berjalan tanpa tujuan adalah sama halnya dengan ular berjalan tanpa kepala, suatu organisasi berjalan dengan baik karena didukung oleh tujuan yang jelas. Tujuan merupakan sebuah rel yang mengarakan kita ke satu arah yang tepat sesuai dengan harapan kita.
          Dengan mengikuti organisasi, seseorang  dapat mengaktualisasikan dirinya. Selain itu, seseorang juga akan memiliki kemampuan lebih di bandingkan dengan mereka yang tidak pernah ikut organisasi dan . Selain itu, dalam organisasi juga bisa melatih soft skill seseorang.
          Orang cenderung ikut serta dalam kegiatan organisasi dikarenakan dalam organisasi, seseorang bisa mendapatkan ilmu yang mungkin tidak didapatkannya selama bangku pendidikan. Seperti mengatur jalannya kegiatan, mengenal karakter orang-perorang, mengatur waktu dengan baik, mengasah softskill, membentuk jiwa kepemimpinan, mengatur cara berkomunikasi yang baik. Dan masih banyak lagi. Selain itu, dengan mengikuti organisasi juga bisa memperluas jaring pertemanan. Organisasi mampu membangun karakter diri yang matang dalam berpikir, pandai dalam bersosialisai, kritis dalam menyikapi permasalahan dan melatih kebersamaan dalam memecahkan masalah yang sedang dihadapi. Orang yang berhasil di organisasi kelak tak canggung lagi berbicara di depan umum.
           Didunia ini, tak ada satu pun orang yang sukses tanpa pernah mengikuti sebuah organisasi. Organisasi apapun itu. Jadi, organisasi memiliki peranan yang sangat penting untuk keberhasilan seseorang di masa yang akan datang. Orang yang sukses ialah orang yang berhasil dalam kegiatan organisasinya.

F.   Peranan Penting Organisasi dalam Masyarakat

Organisasi dalam masyarakat mempunyai peranan penting dalam menyalurkan aspirasi dan kepentingan anggota masyarakat yang diwadahi oleh organisasi masyarakat tersebut. Di samping itu dengan adanya organisasi akan memudahkan masyarakat untuk menyalurkan suara daripada dilakukan sendiri-sendiri. Dengan adanya struktur organisasi dan pembagian tugas yang jelas ke masing-masing pengurus organisasi maka apabila ditemukan kesulitan dalam berorganisasi dapat diselesaikan bersama.

Selain itu, organisasi juga merupakan suatu wahana aktualisasi diri manusia/individu. Manusia hidup saling membutuhkan satu sama lain, dari hal tersebut timbul keinginan untuk membentuk suatu kelompok yang mempunyai suatu pandangan yang sama, baik pandangan berpolitik, berkesenian, atau pandangan hidup lainnya. Namun apabila di dalam organisasi tersebut ada salah satu individu yang tidak memiliki pandangan yang sama, maka individu tersebut akan keluar dari organisasi tersebut. Oleh karena itu, organisasi dapat dikatakan sebagai wahana aktualisasi diri.

 Suatu organisasi mempunyai arti penting dalam masyrakat , karena organisasi dapat membantu/mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam lingkungan & kehidupannya,organisasi bisa sebagai pendukung proses sosialisasi yang berjalan di sebuah lingkungan bermasyrakat ,yang paling utama organisasi merupakan tempat /wadah aspirasi dari seklompok individu yang berbeda beda contohnya adalah komunitas pecinta bus ,yaitu bismania community ,komunitas ini merupakan sesuatu wadah tempat berkumpul ,sharing ,para penggemar bus dari seluruh penjuru indonesia .organisasi juga bisa dapat digunakan sebagai tempat pengontrolan /pengawasan terhadap kebijakan kebijakan dan kerja dari sebuah pemerintahan yang sedang berjalan atau bisa disebut organisasi berbasis politik .organisasi bisa menjadi penyokong dalam suatu pemerintahan , dan demikian organisasi dapat digunakan dalam segala bidang kehidupan .

G. Contoh Organisasi dalam Masyarakat

1. Rukun Tetangga (RT)
    Tujuan dari pembentukan organisasi ini adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sekitarnya. Misalnya, pelayanan pembuatan KTP, atau urusan administrasi lainnya.
2. Rukun Warga (RW)
          RW merupakan gabungan dari beberapa RT. RW dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat  yang tinggal di wilayah RW tersebut. RW dipimpin oleh seorang ketua RW yang dipilih oleh ketua-ketua RT atau perwakilan dari warga RT yang tergabung dalam wilayah RW tersebut.


3. Desa/Kelurahan
         Desa/Kelurahan adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yurdiksi. Pengertian desa atau kelurahan berdasarkan UU No. 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah yaitu Pemerintahan desa dipimpin oleh kepala desa yang di bantu oleh perangkat desa. Kepala desa dipilih langsung oleh masyarakat desa tersebut. Perangkat desa terdiri atas sekretaris desa dan perangkat desa lainnya.
          Sedangkan kelurahan dipimpin oleh seorang lurah yang diangkat oleh bupati/walikota atas usul camat.  Dalam melaksanakan tugasnya lurah di bantu oleh perangkat kelurahan.

4. Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
         Badan Permusyawaratan Desa (BPD) adalah sebuah lembaga yang dibentuk untuk membantu pengaturan dan penyelenggaraan pemerintahan desa. Tugasnya membuat dan melaksanakan peraturan desa, menyusun anggaran pendapatan dan belanja desa, menampung dan menyalurkan aspirasi rakyat.

5. Dewan Kelurahan
         Dewan Kelurahan merupakan organisasi yang dibentuk di tingkat kelurahan. Dewan Kelurahan merupakan mitra kerja kepala kelurahan. Tugas dewan kelurahan adalah memberikan masukan kepada kepala kelurahan, terutama yang berkaitan dengan aspirasi masyarakat. Ketua dewan kelurahan diambil dari  tokoh masyarakat yang tinggal di wilayah kelurahan tersebut.

6. Karang Taruna
         Karang Taruna adalah organisasi para pemuda atau remaja yang ada di desa atau kelurahan. Karang taruna berfungsi sebagai wadah pembinaan para pemuda desa atau kelurahan tersebut. Tugas utamanya berkaitan dengan kegiatan-kegiatan positif seperti kesenian, olahraga, bakti sosial. dll.

7. Yayasan
    Yayasan merupakan organisasi sosial yang didirikan masyarakat untuk kegiatan yang bersifat sosial,  misalnya panti anak yatim piatu, majelis taklim, dan yayasan pendidikan.

8. Posyandu
    Pos Layanan Terpadu (Posyandu) didirikan oleh masyarakat untuk memberikan layanan terpadu kepada warga masyarakatnya, khususnya kesehatan balita. Kegiatan di posyandu meliputi pemeriksaan kesehatan bayi, penimbangan bayi, pemberian makanan tambahan, dll.


BAB III
PENUTUP


A.     Kesimpulan


Dari makalah yang telah kami buat dapat disimpulkan bahwa, Organisasi sendiri ialah sebuah wadah yang di buat dari sekelompok individu yang mempunyai beragam ide, pendapat, dan pola pikir untuk menjadi tempat mereka mengaspirasikan pendapat mereka dan nantinya akan di bahas oleh anggota organisasi itu hingga mencapai mufakat. suatu organisasi dapat berjalan dengan baik karena kerja sama antar personil. Banyak sisi positif yang dapat kita ambil setelah kita gabung dalam organisasi misalnya, kita jadi lebih berani berbicara, berperan aktif di lingkungan sekitar, kita juga lebih sering berfikir karena mind set pikiran kita sudah terlatih. Bila kita tidak langsung terjun dalam organisasi, kita akan merasa kesulitan beradaptasi pada suasana baru.

Jadi arti penting sebuah organisasi untuk masyarakat ialah, dapat membantu mengajak masyarakat untu lebih aktif dalam lingkungannya dan kehidupannya, organisasi juga bisa membantu kita untuk mempermudah kita dalam bersosialisi dlm kehidupan masing-masing, menjadi wadah kita mengaspirasikan  pendapat kita, dan membuat kita bisa lebih menghargai orang lain dan membuat kita lebih bisa saling membantu dan berdemokratis karena di organisasi kita diajar kan untuk berdemokratis dan semua pendapat yang keluar dr masing-masing anggota harus di rembukan bersama.


 DAFTAR PUSTAKA

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_sosial
http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi (diakses tanggal 18 April 2012)
http://amy09320017.student.umm.ac.id/ (diakses tanggal 18 April 2012)
http://www.jpnn.com/read/2012/10/10/142708/Anarkis,-Pemuda-Pancasila-Tak-Berjiwa-Pancasilais-
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/10/08/354259/37/5/Ormas-PP-Serbu-Radar  
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/11/organisasi-dalam-bermasyarakat/






Opini Tentang Ibu Ira Phajar Lestari...

Opini Tentang Ibu Ira Phajar Lestari...

Postingan saya kali ini adalah sedikit ulasan mengenai Ibu Ira Phajar Lestari. Ibu Ira mengajar Teori Organisasi Umum 1 di kelas saya. Untuk semester ini. Kesan saya saat pertemuan pertama pada hari Selasa, 23 September 2014 . Ibu Ira merupakan dosen yang tidak saya duga sebelumnya. Sebelum pertemuan pertama saya mengira Ibu Ira sama dengan dosen softskill pada semester sebelumnya yang menurut saya memberi tugas-tugas yang tergolong mudah. Sejak mendengar penjelasan yang disampaikan oleh Ibu Ira, saya sadar kalau mata kuliah Softskill begitu penting.

Ibu Ira orang yang sangat tegas , menyukai ketenangan dalam kelas dia mengajar. Beliau juga orangnya disiplin padaat mengajar semua mahasiswanya harus tertib, beliau juga menerapkan keramahan dan beliau meskipun terlihat galak dan tegas ternyata beliau itu ramah dan bisa diajak bercanda. beliau mulai menjelaskan tentang softskill dan manfaat mata kuliah softskill, dan saya suka cara beliau menjelaskan dan memberi contoh karena sangat mudah dipahami dan beliau juga memberikan motivasi yang sangat membangun tentunya bagi kelas 2KA13.

Semoga apa yang telah Ibu berikan dipertemuan pertama dan pertemuan-pertemuan selanjutnya menjadi titik balik dalam menjalani hidup yang lebih baik bagi saya dan mahasiswa-mahasiswa yang lainnya.


Itulah opini saya tentang beliau.

Nama : Eneng Fanny Aprilia
Kelas : 2KA13
NPM : 12113908




Kamis, 09 Januari 2014

TUGAS 4 ISD MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN

Nama : E. FANNY APRILIA
KELAS : 1KA15
NPM : 12113908
MASYARAKAT PEDESAAN
Masyarakat pedesaan selalu memiliki ciri-ciri atau dalam hidup bermasyarakat, yang biasanya tampak dalam perilaku keseharian mereka. Pada situasi dan kondisi tertentu, sebagian karakteristik dapat digeneralisasikan pada kehidupan masyarakat desa di Jawa. Namun demikian, dengan adanya perubahan sosial religius dan perkembangan era informasi dan teknologi, terkadang sebagian karakteristik tersebut sudah “tidak berlaku”. Masyarakat pedesaan juga ditandai dengan pemilikan ikatan perasaan batin yang kuat sesama warga desa, yaitu perasaan setiap warga/anggota masyarakat yagn amat kuat yang hakekatnya, bahwa seseorang merasa merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat dimanapun ia hidup dicintainya serta mempunyai perasaan bersedia untuk berkorban setiap waktu demi masyarakatnya atau anggota-anggota masyarakat, karena beranggapan sama-sama sebgai masyarakat yang saling mencintai saling menghormati, mempunyai hak tanggung jawab yang sama terhadap keselamatan dan kebahagiaan bersama di dalam masyarakat.
Adapun yang menjadi ciri masyarakat desa antara lain :
1.Didalam masyarakat pedesaan di antara warganya mempunyai hubungan yang lebih mendalam dan erat bila dibandingkan dengan masyarakat pedesaan lainnya di luar batas wilayahnya.
2.Sistem kehidupan umumnya berkelompok dengan dasar kekeluargaan
3.Sebagian besar warga masyarakat pedesaan hidup dari pertanian
4.Masyarakat tersebut homogen, deperti dalam hal mata pencaharian, agama, adapt istiadat, dan sebagainya
Didalam masyarakat pedesaan kita mengenal berbagai macam gejala, khususnya tentang perbedaan pendapat atau paham yang sebenarnya hal ini merupakan sebab-sebab bahwa di dalam masyarakat pedesaan penuh dengan ketegangan –ketegangan sosial. Gejala-gejala sosial yang sering diistilahkan dengan : -konflik -kontravers -kompetisi
MASYARAKAT PERKOTAAN
Masyarakat perkotaan sering disebut urban community . Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat kehidupannya serta ciri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan.
PERBEDAAN MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN
1.Lingkungan Umum dan Orientasi Terhadap Alam, Masyarakat perdesaan berhubungan kuat dengan alam, karena lokasi geografisnyadi daerah desa. Penduduk yang tinggal di desa akan banyak ditentukan oleh kepercayaan dan hukum alam. Berbeda dengan penduduk yang tinggal di kota yang kehidupannya “bebas” dari realitas alam.
2.Pekerjaan atau Mata Pencaharian, Pada umumnya mata pencaharian di dearah perdesaan adalah bertani tapi tak sedikit juga yg bermata pencaharian berdagang, sebab beberapa daerah pertanian tidak lepas dari kegiatan usaha.
3.Ukuran Komunitas, Komunitas perdesaan biasanya lebih kecil dari komunitas perkotaan.
4.Kepadatan Penduduk, Penduduk desa kepadatannya lbih rendah bila dibandingkan dgn kepadatan penduduk kota,kepadatan penduduk suatu komunitas kenaikannya berhubungan dgn klasifikasi dari kota itu sendiri.
5.Homogenitas dan Heterogenitas, Homogenitas atau persamaan ciri-ciri sosial dan psikologis, bahasa, kepercayaan, adat-istiadat, dan perilaku nampak pada masyarakat perdesa bila dibandingkan dengan masyarakat perkotaan. Di kota sebaliknya penduduknya heterogen, terdiri dari orang-orang dgn macam-macam perilaku, dan juga bahasa, penduduk di kota lebih heterogen.
6.Diferensiasi Sosial, Keadaan heterogen dari penduduk kota berindikasi pentingnya derajat yg tinggi di dlm diferensiasi Sosial.
7.Pelapisan Sosial, Kelas sosial di dalam masyarakat sering nampak dalam bentuk “piramida terbalik” yaitu kelas-kelas yg tinggi berada pada posisi atas piramida, kelas menengah ada diantara kedua tingkat kelas ekstrem dari masyarakat.
HUBUNGAN DESA DAN KOTA
Bahkan dalam keadaan yang wajar di antara keduanya terdapat hubungan yang erat, bersifat ketergantungan, karena di antara mereka saling membutuhkan. Kota tergantung desa dalam memenuhi kebutuhan warganya akan bahan-bahan pangan seperti beras, sayur-mayur, daging dan ikan. Desa juga merupakan sumber tenaga kasar bagi jenis-jenis pekerjaan tertentu di kota, misalnya saja buruh bangunan dalam proyek-proyek perumahan, proyek pembangunan atau perbaikan jalan raya atau jembatan dan tukang becak.
Rumusan pengembangan kota seperti itu tergambar dalam pendekatan penanganan masalah kota sebagai berikut :
1)Menekan angka kelahiran
2)Megalih pusat pembangunan pabrik (industri) ke pinggiran kota
3)Membendung urbanisasi
4)Mendirikan kota satelit di mana pembukaan usaha relatif rendah
5)Meningkatkan fungsi dan n peranan kota-kota kecil atau desa-desa yang telah ada di sekitar kota besar.
6)Tranmigrasi bagi warga yang miskin tidak mempunyai pekerjaan.
ASPEK POSITIF DAN NEGATIF
Perkembangan kota merupakan manifestasi dari pola kehidupan sosial , ekonomi , kebudayaan dan politik . Kesemuanya ini akan dicerminkan dalam komponen – komponen yang memebentuk struktur kota tersebut . Jumlah dan kualitas komponen suatu kota sangat ditentukan oleh tingkat perkembangan dan pertumbuhan kota tersebut. Secara umum dapat dikenal bahwa suatu lingkungan perkotaan , seyogyanya mengandung 5 unsur yang meliputi :
-Wisma : Untuk tempat berlindung terhadap alam sekelilingnya.
-Karya : Untuk penyediaan lapangan kerja.
-Marga : Untuk pengembangan jaringan jalan dan telekomunikasi.
-Suka : Untuk fasilitas hiburan, rekreasi, kebudayaan, dan kesenian.
-Penyempurnaan : Untuk fasilitas keagamaan, perkuburan, pendidikan, dan utilitas umum. Untuk itu semua , maka fungsi dan tugas aparatur pemerintah kota harus ditingkatkan :
a)Aparatur kota harus dapat menangani berbagai masalah yang timbul di kota . Untuk itu maka pengetahuan tentang administrasi kota dan perencanaan kota harus dimilikinya .
b)Kelancaran dalam pelaksanaan pembangunan dan pengaturan tata kota harus dikerjakan dengan cepat dan tepat , agar tidak disusul dengan masalah lainnya.
c)Masalah keamanan kota harus dapat ditangani dengan baik sebab kalau tidak , maka kegelisahan penduduk akan menimbulkan masalah baru.
d)Dalam rangka pemekaran kota , harus ditingkatkan kerjasama yang baik antara para pemimpin di kota dengan para pemimpin di tingkat kabupaten tetapi juga dapat bermanfaat bagi wilayah kabupaten dan sekitarnya .
TULISAN 4
1.Bidang Aspek Politik Banyaknya pemilihan kepala daerah yang berujung pada ketidakpuasan ini dapat diatasi dengan lebih memaksimalkan peran kerja dari komisi pemilihan umum, karena saat ini masih banyak yang menggunakan cara-cara kotor seperti menggunalan politik uang untuk meraih kemenangan dalam pemilihan, Ketika peran Komisi Pemilihan Umum berani menindak serta melaporkan setiap kecurangan yang dilakukan, hal ini akan mengurangi ketidakpuasan pihak yang kalah. Selain itu komisi pemilihan umum seharusnya benar-benar jeli dalam melakukan pendataan calon pemilih. Namun yang tidak kalah penting adalah sosialisasi tentang demokrasi dalam memandang suatu masalah, jangan mudah terprovokasi isu politik yang dapat mengharcurkan kerukunan antar masyarakat yang telah dibangun sejak lama.
2.Bidang Ekonomi Setidaknya ada empat agenda strategis yang mendesak untuk segera diselesaikan. Pertama, menurunkan angka kemiskinan yang masih tinggi. Masyarakat berharap perhatian pemerintah terhadap pemberantasan kemiskinan, terutama pengalokasian anggaran, jangan sampai tidak tepat sasaran. Masyarakat sudah tahu tahun depan pemerintah akan menyalurkan dana sebesar Rp49,3 triliun guna pemberantasan masyarakat miskin, sebagaimana tertuang dalam struktur pendanaan program prioritaspemerintah. Kedua, menekan laju pertambahan penduduk yang juga tinggi yang berdampak langsung terhadap ketahanan pangan. Upaya menekan laju pertambahan penduduk yang tinggi dan berdampak terhadap ketahanan pangan juga harus diselesaikan. Program keluarga berencana (KB) yang dulu pernah sukses dijalankan perlu dipikirkan kembali untuk kemungkinan dapat dihidupkan kembali guna menekan angka kelahiran. Dengan lahan pertanian yang semakin sempit karena terutilisasi oleh pembangunan bidang fisik, sedangkan pertambahan penduduk nyaris tak terkendali, bisa dibayangkan pada suatu ketika Indonesia akan mengalami krisis pangan. Ketiga, mencari terobosan untuk pembangunan infrastruktur yang terbatas karena tidak didukung investasi yang memadai. Hal ini juga harus diimbangi oleh dipermudahnya penanaman modal, utamanya modal dari dalam negeri. Keempat, mengupayakan tercapainya ketahanan energi agar daya saing produk Indonesia tidak tertekan. Hal ini harus mulai diperhatikan, karena sangat diperlukan energi cadangan baru, jangan hanya mengandalkan pada energi batubara, seharusnya pemerintah mulai melirik energi angin, karena di Indonesia banyak memiliki daerah pantai yang sangat potensial untuk dimanfaatkan. Selain itu juga dapat mengoptimalkan energi cahaya matahari yang saat ini mulai banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia, hal ini harus lebih dioptimalkan lagi.
3.Bidang Sosial dan budaya Solusi yang dapat dilakukan adalah membina dan meningkatkan kerukunan hidup antar umat beragama sehingga tercipta suasana kehidupan yang harmonis dan saling menghormati dengan meningkatkan kualitas pemahaman dan pelaksanaan ibadah menurut syariat agama masing-masing, serta mempermudah umat beragama dalam menjalankan ibadahnya. Hal ini juga harus didukung dengan mengoptimalkan fungsilembaga-lembaga keagamaan untuk meningkatkan kualitas kerukunan antar umat beragama, meminimalkan dampak negatif kehidupan kota metropolitan serta meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran agama untuk membentengi dampak negatif pembangunan dan era globalisasi. Untuk itu maka pendidikan agama harus digunakan juga sebagai proses penyadaran masyarakat bagi terbentuknya kehidupan sosial dan kerukunan masyarakat yang lebih baik lagi.
4.Bidang Pertahanan dan keamanan Masalah yang sejak lama menjadi probelma bagi bangsa kita, bagaimana dengan begitu mudah pertahanan bangsa kita bagaikan diobrak-abrik oleh negara lain. Masih segar dalam ingatan bagaimana kapal nelayan Malaysia dengan mudah masuk perairan Indonesia, serta mencari ikan di perairan Indonesia. Harusnya pemerintah lebih ketat dan tegas dalam menerapkan peraturan mengenai pertahanan nasional, jangan terlalu dicampuri nuansa politik sehingga negara kita terlihat kendur dalam menjaga pertahanan dan keamanan nasional. Selain itu perlunya perlengkapan perang yang canggih untuk mendukung pertahanan dan keamanan nasional. Jangan hanya mengandalkan peralatan perang yang sudah lama. Pemerintah harusnya berani mengoptimalkan pabrik senjata dan mesiu Pindad, karena hasil buatan Pindad pun tak kalah hebatnya, bahkan beberapa negara menggunakan senjata hasil buatan pabrik senjata dan mesiu Pindad.